Atraksi Wisata di Tangkuban Perahu yang Wajib Anda Kunjungi Saat Liburan di Lembang

Mencari tempat wisata alam di Bandung yang lengkap dan eksotik? Kunjungilah Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang berada di Lembang, Kabupaten Bandung. Jaraknya dari Kota Bandung hanya sekitar 20 km ke arah utara.

Gunung dengan ketinggian 2.084 mdpl ini merupakan gunung aktif ini memiliki pesona bentang alam menakjubkan berupa hutan, perkebunan, bukit-bukit, bebatuan, dan kawah.

Sejarah Tangkuban Perahu

Keberadaan Gunung Tangkuban Perahu lekat dengan legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Dikisahkan Sangkuriang jatuh cinta kepada Dayang Sumbi yang tak lain adalah ibunya. Dayang Sumbi ingin menolak dengan cara menyuruh Sangkuriang membuat sebuah perahu dalam waktu semalam. Karena campur tangan Dayang Sumbi, Sangkuriang gagal membuatnya pada waktu yang ditentukan. Ia pun marah dan menendang perahu itu hingga terbalik dan singkat cerita perahu itu menjadi sebuah gunung yang dinamakan Tangkuban Perahu.

Namun, menurut sebuah riset, latar belakang Tangkuban Perahu telah terbentuk sejak 50 ribu tahun lalu dari letusan Gunung Sunda purba.

Letusan hebat Tangkuban Perahu tercatat pada tahun 1910 dan pernah meletus pada 1829 dengan pusat erupsi di Kawah Ratu. Erupsi gunung juga membawa lava, sulfur, dan mineral yang memicu munculnya sumber air panas.

Tangkuban Perahu sempat berstatus waspada sejak 2 Agustus 2019 setelah erupsi pada 26 Juli 2019. Akan tetapi, statusnya kembali diturunkan sejak 21 Oktober 2019 karena kondisinya telah terpantau normal.

Destinasi Wisata Utama

Di gunung ini terdapat 9 kawah aktif yaitu Kawah Ratu, Kawah Domas, Kawah Ecoma, Kawah Jarian, Kawah Jurig, Kawah Pangguyangan Badak, Kawah Siluman, Kawah Upas, dan Kawah Lanang. Meski terdapat 9 kawah Tangkuban Perahu, tetapi hanya 3 yang dibuka sebagai tempat wisata. Inilah destinasi wisata utama yang ditawarkan Tangkuban Perahu:

Kawah Ratu

Kawah Ratu memiliki luas 8 ribu hektare. Tempat ini dapat dikatakan sebagai ikon wisata dan paling ramai dikunjungi. Ketika cuaca cerah dasar kawah dan dindingnya terlihat jelas sehingga dapat menjadi latar belakang foto yang menarik.

Kawah ini merupakan kawah yang paling dekat dengan lokasi parkir. Di sini disediakan gardu pandang untuk menikmati keindahan dasar kawah dari atas. Untuk keamanan pengunjung, kawah dikelilingi dengan pagar besi.

Tak hanya berjalan kaki mengitari kawah, pengunjung juga dapat menyewa kuda tunggangan untuk berkeliling. Jangan khawatir kehausan karena di dekat kawah terdapat penjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Cobalah makanan dan minuman khas di sini yaitu ketan bakar dan bandrek.

Kawah Domas

Dibandingkan Kawah Ratu, Kawah Domas lebih lengang. Lokasi kawah ini berada di bawah Kawah Ratu. Ketika sore hari, suasananya berkabut, sehingga Anda harus menggunakan jasa pemandu untuk menuju ke sana agar tidak tersesat.

Pada kawah ini terdapat tebing dengan rongga yang mengeluarkan asap belerang. Kawah ini mempunyai sumber mata air panas belerang berbentuk seperti kubangan. Di sini pengunjung dapat berendam pada air belerang untuk membuat tubuh lebih tenang dan relaks.

Kawah Upas

Kawah Upas berjarak sekitar satu kilometer sebelah utara Kawah Ratu. Untuk menuju ke kawah ini terdapat jalan setapak yang dapat dilalui dengan jalan kaki. Jalurnya berpasir dan licin. Oleh sebab itu, Anda perlu memakai alas kaki anti selip demi keamanan.

Waktu yang tepat untuk ke Kawah Upas adalah sebelum matahari terbit, sehingga dapat menyaksikan munculnya matahari dengan sinarnya yang sangat indah. Karena gas beracun dari kawah kadang naik, petugas kadang menutup akses ke kawah upas ini.

Baca Juga : Farmhouse Lembang, Mini Eropa di Bandung Barat

Wisata Kebun Teh

Tak hanya berjalan-jalan dan foto di kawah, Anda pun dapat mengunjungi kebun teh yang berada di sepanjang perjalanan menuju puncak. Perkebunan teh Sukawana Lembang milik PTPN VIII tersebut juga dibuka untuk wisatawan. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp2.000 per orang, Anda dapat berkeliling kebun teh dan beberapa air terjun di sana seperti Curug Bugbrug dan Curug Putri Layung.

Mata Air Cikahuripan

Di Gunung Tangkuban Perahu terdapat sumber mata air yang diyakini memiliki banyak khasiat. Mata air bernama Cikahuripan ini juga dipercaya merupakan mata air tempat Dayang Sumbi mandi.

Mata air itu membentuk sungai yang memiliki batu berbentuk koral dan fosil tumbuh-tumbuhan laut. Peneliti pun menyimpulkan bahwa sungai tersebut dahulunya berada di dasar laut. Karena proses alam, sungai itu pun timbul ke daratan.

Terdapat dua buah mata air yang sangat jernih muncul dari celah-celah batu. Air dari mata air itu dipercaya memiliki khasiat bagi kehidupan sehingga dinamai Cikahuripan. Karena bersih, jernih, dan belum tercemar, air dapat langsung diminum tanpa dimasak terlebih dahulu. Rasanya pun segar seperti air mineral dalam kemasan.

Wisata Belanja Khas Tangkuban Perahu

Bagi Anda yang hobi mengoleksi cenderamata dari berbagai tempat wisata, sisihkan uang saku untuk membeli beberapa barang yang ditawarkan. Oleh-oleh yang bisa Anda bawa pulang antara lain syal, serbuk belerang, boneka, pakaian, dan tas rajut.

Rute Menuju Tangkuban Perahu

Alamat Tangkuban Perahu ada di Cikahuripan, Lembang, Bandung Barat. Tidak sulit menjangkau tempat wisata populer ini. menggunakan kendaraan pribadi dari Bandung, Anda dapat mengikuti rute keluar dari pintu tol Pasteur menuju Jalan Dr. Djunjunan – Pasir Kaliki – Sukajadi – Setiabudi – Lembang kemudian langsung ke Tangkuban Perahu.

Jika menggunakan kendaraan umum, bisa menggunakan bus jurusan Bandung – Indramayu dari terminal Leuwipanjang Bandung, turun di pertigaan gerbang masuk wisata.

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Gunung Tangkuban Perahu mempunyai fasilitas cukup lengkap berupa kios penjual makanan dan minumam, kios penjual berbagai macam cenderamata, tempat parkir yang luas, toilet umum, dan musala.

Tempat wisata alam Gunung Tangkuban Perahu buka mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Untuk masuk ke lokasi wisata, dikenakan tiket Rp15.000 untuk wisatawan domestik, sedangkan untuk wisatawan asing Rp50.000. Sementara untuk parkir, dikenakan Rp5000 untuk motor, mobil Rp10.000, dan bus Rp20.000.

Baca Juga : Mitos Angker dan Keindahan Pantai Ngliyep Malang

Tips Berwisata ke Tangkuban Perahu

Agar berlibur di Tangkuban Perahu lebih menyenangkan, ikuti tips-tips berikut:

  1. Pakailah pakaian hangat atau jaket dan syal agar tidak kedinginan atau masuk angin. Pakai juga penutup kepala atau kupluk untuk melindungi kepala dari suhu dingin.
  2. Bawa masker untuk melindungi hidung, terutama jika Anda sensitif pada bau belerang.
  3. Menawarlah terlebih dahulu jika membeli oleh-oleh atau suvenir agar mendapatkan harga lebih murah.
  4. Pakai alas kaki yang tertutup dan nyaman untuk melindungi kaki selama berjalan-jalan di sekitar kawah.
  5. Pakailah krim tabir surya pada bagian muka dan tangan untuk menjaga dari sengatan sinar matahari.

Setelah mengetahui keindahan Gunung Tangkuban Perahu beserta tempat-tempat menarik di dalamnya, jangan ragu memasukkan tempat wisata ini ke dalam daftar kunjungan Anda. Perhatikan juga tipsnya agar liburan Anda nyaman dan menyenangkan.