Lengkapnya Berlibur di Kawasan Wisata Songgoriti

Kota Wisata Batu memiliki berbagai macam destinasi dan wisata alam yang dapat dikunjungi. Salah satu tempat wisata yang sudah terkenal dari dulu adalah Kawasan Wisata Songgoriti. Pasti kamu akan langsung berfikir Songgoriti ini merupakan kawasan villa? Tak hanya villa saja yang dapat kamu temui di sekitar kawasan wisata ini. Tapi kamu juga akan menjumpai beberapa objek wisata yang menarik yaitu pemandian air panas dan candi. Tak hanya itu, disini kamu juga bisa berwisata kuliner dan belanja tanaman dan bunga cantik lo.

Kawasan ini dulunya merupakan tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang letaknya berdekatan dengan sumber mata air. Tempat peristirahatan ini dibangun oleh Mpu Supo yang diutus langsung oleh Raja Sindok. Raja Sindok adalah raja pertama Kerajaan Medang.

Tirta Nirwana Songgoriti

Kota Batu memiliki dua wisata alam pemandian air panas alami. Pemandian air panas Cangar dan pemandian air panas Songgoriti. Kedua pemandian air panas ini sama-sama mengandung belerang. Bedanya kalau di Cangar sumber air panas berasal dari Gunung Welirang. Sedangkan di Songgoriti sumber air panas berasal dari bawah Candi Songgoriti. Menurut para leluhur jaman dahulu, air panas belerang mampu mengobati penyakit kulit dan pegal linu.

Pemandian air panas ini lebih dikenal dengan nama Tirta Nirwana Songgoriti. Tirta Nirwana yang berarti surganya air. Disini terdapat kolam renang khusus untuk anak-anak dan kolam renang untuk dewasa. Tempat wisata ini tak hanya menyuguhkan kolam renang dan pemandian air panas saja, melainkan juga ada taman bermain anak-anak dan danau buatan. Yang membuat unik danau buatan ini adalah adanya tiga titik yang sering disebut sebagai pulau. Untuk bisa mengunjungi tiga pula tersebut, kamu bisa menaiki perahu maupun sepeda air. Bisa juga dengan jalan kaki melewati jembatan. Di jembatan ini sering dijadikan spot foto oleh para pengunjung yang datang.

Tempat wisata ini terletak di Jalan Songgoriti No. 51, Desa Songgokerto, Kota Batu. Untuk dapat menikmati semua fasilitas di tempat wisata ini, kamu cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000.- per orang ketika hari biasa, sedangkang hari sabtu minggu sebesar Rp 15.000,- per orang. Tempat wisata ini buka setiap harinya mulai jam 07.00 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB.

Candi Songgoriti

Di kawasan wisata ini juga terdapat sebuah candi yang bernama Candi Songgoriti atau bisa disebut juga Candi Supo, yang merupakan peninggalan kerajaan Singahasari dari abad ke – 10. Candi ini ditemukan oleh Van I Issedijk pada tahun 1799. Candi ini terletak tak jauh dari pemandian air panas. Candi ini mempunyai bentuk yang khas, memiliki dimensi sekitar 14,36 m x 10,10 m dan tingginya mencapai 2,44 m. Candi ini merupakan candi tertua di Jawa Timur. Namun tak banyak wisatawan yang berkunjung ke sini. Padahal untuk masuk ke candi ini tidak dikenakan biaya lo.

Di Candi ini lah sumber air panas yang ada di pemandian air panas berasal. Selain memiliki sumber air panas di bawah candi, tepat di tengah sumber air panas tersebut terdapat sumber air dingin pula. Konon, sumber air ini merupakan tempat mensucikan keris pusaka Raja Sindok. Raja Sindok adalah seorang raja dari Kerajaan Singosari pada abad ke – 5 Masehi. Di candi ini juga terdapat benang merah dengan aliran air panas Cangar dari Gunung Welirang.

Paralayang & Downhill Songgoriti

Di kawasan wisata ini kamu bisa bermain paralayang dan downhill. Buat kamu yang suka memacu adrenalin, kamu wajib mencobanya. Paralayang merupakan salah satu cabang olahraga terbang bebas menggunakan bantuan parasut. Wisata alam paralayang berada di atas Gunung Banyak dan lokasi pendaratannya terletak di daerah Songgoriti. Area Gunung Banyak diresmikan menjadi area paralayang pada tahun 2000. Disini juga sering dijadikan lokasi kompetisi paralayang tingkat regional maupun internasional.

Baca Juga : Menjajal Dinginnya Bermain Salju di Malang Snow Paradise

Wisata paralayang hanya bisa dilakukan jika kamu sudah berumur 14 tahun hingga 60 tahun. Kalau kamu berusia kurang dari 18 tahun harus menggunakan persetujuan orang tua. Untuk kamu yang belum bisa bermain paralayang dan ingin mencobanya, disini ada partner tandem yang terlatih dan berkualifikasi yang akan mendampingimu untuk mencoba paralayang. Untuk tarifnya sendiri bervariasi, mulai dari Rp 450.000,- hingga Rp 900.000,-. Kamu cukup mendengarkan dan mengikuti arahan dari pemandu dan akan terbang dengan mudah. Kamu akan melihat betapa indahnya pemandangan Kota Batu dari atas dengan menggunakan paralayang.

Kamu takut ketinggian tapi tetep pengen memacu adrenalin? Jangan khawatir, selain ada paralayang, disini juga ada downhill. Untuk kamu yang hobi bersepeda tapi ingin mencoba track ekstream yang memacu adrenalin, kamu wajib mencobanya. Disini terdapat dua track downhill yang sudah terkenal ekstream. Semua track downhill sendiri berada di area Bukit Klemuk. Di area ini sering dijadikan lokasi perlombaan tingkat nasional.

Pasar Songgoriti

Pasar Songgoriti termasuk pasar yang terkenal di Kota Batu. Meskipun terletak di kasawan wisata, di pasar ini kamu dapat berbelanja dengan harga yang terjangkau tapi tetap mendapatkan barang yang berkualitas. Ada berbagai macam barang yang dijual di pasar ini. Di pasar ini menyajikan berbagai macam souvenir serta jajanan khas Kota Batu. Tak hanya itu, disini kamu juga bisa berbelanja sayuran segar, buah-buahan serta hewan peliharaan seperti kelinci dan hamster.

Selain menjual berbagai macam oleh-oleh, di sekitaran pasar ini juga banyak penjual makanan. Kamu bisa berwisata kuliner di sini. Wisata kuliner paling populer di sini adalah sate kelinci. Buat kamu yang gak suka sate kelinci, disini juga ada sate ayam dan kambing juga. Dinginnya Kota Batu memang paling enak menyantap hidangan sate dengan nasi hangat.

Untuk anda yang ingin mendapatkan Paket Wisata Bromo Murah bisa klik di sini.

Rute Menuju Songgoriti

Kawasan wisata ini terletak tak jauh dari pusat Kota Batu. Kawasan wisata ini terletak di Kelurahan Songgokerta yang berjarak kurang lebih 2 km dari pusat Kota Batu. Akses jalan menuju kawasan wisata ini cukup mudah terjangkau. Kamu dapat menjangkaunya dengan menggunakan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat maupun angkutan umu. Kalau mau bersama rombongan banyak juga bisa menggunakan bus pariwisata.

Jika kamu menggunakan kendaraan pribadi, cukup arahkan saja perjalananmu ke arah barat alun-alun Kota Batu. Ikuti jalan yang menuju Pujon. Tinggal ikuti saja petunjuk jalan yang ada. Jadi jangan khawatir tersesat ya.

Untuk kamu yang ingin menggunakan angkutan umum juga bisa. Dari Terminal Arjosari Malang, naiklah angkutan umum AL atau ADL menuju Terminal Landungsari. Dari Terminal Landungsari, lanjutkan perjalananmu dengan menaiki Bus Puspa Indah dengan jurusan Batu – Jombang. Atau bisa juga dengan menggunakan angkutan umum jurusan Batu – Songgoriti jalur BS/A atau BS/B. Kemudian kamu bisa turun di depan gapura Jalan Songgoriti. Dari gapura kamu bisa meneruskan perjalanan dengan menggunakan ojek. Tak perlu bingung untuk mencari tempat peristirahatan atau villa, karena semua ojek disini pasti akan membantumu mencarinya.