Pantai Pok Tunggal, Surga Tersembunyi di Gunung Kidul

Kalau bicara mengenai Yogyakarta, tentu selalu mengenai aneka destinasi wisatanya. Yap, kota penuh sejarah ini memang memiliki sejuta keindahan dan peninggalan budaya yang sudah mendunia. Jika Anda begitu terpikat dengan pemandangan alam Yogyakarta, berkunjung ke Pantai Pok Tunggal adalah pilihan tepat. Meskipun mungkin belum sepopuler Parangtritis, Pok Tunggal memiliki pesona yang begitu istimewa.

Berada di desa Tepus, Pok Tunggal memang menjadi salah satu pantai unggulan kawasan Gunung Kidul. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Gunung Kidul menjelma dari daerah kering nan tandus menjadi sebuah destinasi wisata sangat populer. Seolah tak mau kalah dari kabupaten Bantul, berbagai pantai menawan ditemukan di Gunung Kidul. Apalagi untuk Pok Tunggal, pantai ini dijuluki sebagai hidden paradise (surga tersembunyi).

Yang unik, nama Pok Tunggal ini diambil dari sebuah pohon yang hidup di pinggir pantai yakni pohon Duras (pokok). Hanya ada satu pohon Duras yang tumbuh sehingga kahirnya pantai ini dinamakan Pok Tunggal oleh warga setempat. Lantaran begitu dijaga, siapapun yang berkunjung ke Pok Tunggal dilarang merusak pohon Duras yang berdiri kokoh sendirian tersebut.

Berlokasi tidak jauh dari pantai Pulang Syawal alias Pantai Indrayanti, Pok Tunggal resmi dibuka pada tahun 2012. Meskipun baru berusia sembilan tahun sebagai destinasi wisata unggulan Yogyakarta, Pok Tunggal selalu bersolek setiap tahunnya demi menarik perhatian. Beruntung, seluruh masyarakat di sekitar Pok Tunggal sangat memahami kenyamanan turis sehingga berbagai fasilitas dan obyek wisata pun disediakan.

Obyek-Obyek Wisata di Pok Tunggal

Kendati lokasinya tersembunyi di balik perbukitan karst, Pok Tunggal justru tidak pernah sepi didatangi wisatawan entah saat akhir pekan atau momen liburan. Hal ini dikarenakan ada banyak sekali aktivitas yang bisa Anda lakukan. Seperti apa obyek-obyek wisata yang bisa dinikmati di Pok Tunggal? Berikut ulasannya!

  1. Aliran Sungai Bawah Tanah: Kalau menurut Anda hanya ada air laut yang asin di Pok Tunggal, maka itu salah besar. Di pantai ini ada aliran sungai bawah tanah yang ternyata berupa air tawar dan tidak tercampur air laut. Sungai bawah tanah ini jelas bikin penasaran pengunjung, sekaligus menjadi sumber air penghidupan warga setempat
  2. Diving – Snorkeling: Olahraga air yang ditawarkan Pok Tunggal ternyata tidak kalah dengan di pantai Nglambor atau Sadranan, yakni diving dan snorkeling. Tidak bisa berenang? Tenang saja, karena kondisi ombak dan arus laut Pantai Pok Tunggal cukup tenang. Lantaran kealamian dan kebersihannya masih terjaga betul, Anda bisa melihat biota laut yang menakjubkan di bawah permukaan jernihnya
  3. Rock Climbing: Malas bermain air dan ingin menguji adrenalin? Anda bisa menantang diri dengan olahraga ekstrem rock climbing. Lantaran Pok Tunggal dikelilingi tebing-tebing batu karst yang berjejeran dan menjulang bak benteng, tentu akan memperoleh sensasi memanjat yang begitu menantang
  4. Area Camping: Kalau Anda hanya sekadar ingin menghabiskan waktu di pinggir pantai bersama sahabat, mendengar deburan ombak dan menatap langit penuh bintang, maka bisa memilih bermalam di tenda alias camping. Pok Tunggal menyediakan area camping khusus yang pastinya bisa dinikmati para pecinta alam.
  5. Spot Foto Instagrammable: Doyan berwisata sambil selfie dan kemudian diunggah di media sosial? Hal itu jelas bisa dilakukan di Pok Tunggal lantaran memiliki pemandangan memukau. Ada beberapa spot foto Instagrammable seperti mendaki tangga menuju puncak bukit karst atau beraksi di samping pohon Duras ketika sunset atau sunrise? Jelas hasilnya akan sulit terlupakan

Baca Juga : Menikmati Sensasi Snorkeling di Pantai Nglambor

Fasilitas yang Bisa Disediakan Pok Tunggal

Sejak tahun 2016, pengelolaan Pok Tunggal yang dilakukan oleh masyarakat setempat memang sudah semakin profesional. Berbagai fasilitas dilengkapi demi membuat Pok Tunggal layak dikunjungi. Ada beberapa fasilitas yang bisa digunakan oleh pengunjung seperti toilet umum, tempat parkir kendaraan, payung pantai, tenda dome, area camping, peralatan diving/snorkeling hingga warung makan.

Harga untuk menikmati fasilitas itupun bisa dibilang cukup terjangkau yakni mulai Rp2.000 – Rp15.000. Khusus untuk payung pantai dan tenda dome, pengelola menetapkan tarif mulai Rp20.000 dan Rp60.000 untuk batas waktu tertentu.

Rute Menuju Pantai Wisata Pok Tunggal

Lantaran berada tidak jauh dari Pantai Indrayanti, untuk menuju Pok Tunggal pun Anda bisa menempuh rute yang sama. Jika Anda berada di Indrayanti, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja menuju Pok Tunggal. Sementara itu kalau ditempuh dari pusat kota Yogyakarta, membutuhkan sekitar dua jam perjalanan darat untuk mencapai Pok Tunggal karena berjarak sekitar 70 kilometer.

Selain dari pusat kota Yogyakarta, pantai yang juga berada dekat dari Pantai Siung ini juga bisa diakses dari kota-kota lain seperti Wonosari, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten hingga Solo. Meskipun letaknya di balik perbukitan karst, kendaraan bermotor baik sepeda motor, mobil hingga bus wisata bisa melintas di jalur menuju Pok Tunggal.

Kalau Anda dari Yogyakarta, jalur yang ditempuh adalah menuju arah Wonosari dan berbelok ke selatan menuju Tepus. Nanti setelah melewati gerbang retribusi, akan menjumpai pertigaan dan pilih arah kiri menuju Pok Tunggal. Dari pengalaman banyak wisatawan, hampir semua setuju kalau perjalanan ke Pok Tunggal memang tidak terduga dan cukup mendebarkan, terutama di 2 km terakhir menuju pantai yang berliku.

Namun ketika akhirnya sampai, Anda akan melihat pemandangan cantik di depan mata dengan hamparan pasir putih dan ombak berwarna biru. Tak mengherankan kalau akhirnya semua orang setuju jika Pok Tunggal layaknya surga yang tersembunyi di dalam Gunung Kidul. Bukan hanya wisatawan lokal, nama Pok Tunggal pun perlahan tapi pasti mulai dikenal di kalangan pelancong mancanegara.

Informasi Harga Tiket Masuk (HTM) Pok Tunggal

Menawarkan nuansa yang begitu nyaman dan tidak terlalu ramai, Anda tak perlu khawatir bangkrut saat datang ke Pok Tunggal. Hingga tahun 2018 kemarin, tiket masuk ke Pok Tunggal cuma dipatok Rp3.000 (sepeda motor), Rp5.000 (mobil) dan Rp10.000 – Rp15.000 (minibus – bus). Kalau ingin menikmati area perkemahan, biasanya cuma harus membayar Rp5.000 – Rp10.000 setiap tenda per malam.

Untuk pengunjung yang lapar pun juga tersedia banyak warung-warung makan dengan harga masakan/minuman sangat murah meriah yakni mulai Rp7.000 – Rp20.000. Tak heran kalau dengan berbagai tarif yang sangat terjangkau dan tawaran pemandangan super cantik itu membuat Pok Tunggal semakin populer. Bahkan diprediksi dalam beberapa tahun ke depan, pantai cantik ini bisa saja sepopuler Indrayanti.

Baca Juga : Eksotisme Pasir Putih dari Pantai Indrayanti

Karena itu bagi Anda yang kini tengah berkesempatan untuk berkunjung di Yogyakarta, ada baiknya untuk tidak melewatkan kunjungan ke Pantai Pok Tunggal. Dengan berbagai keindahan yang ditawarkan dan fasilitas lengkap, tentu menikmati keindahan laut di tepian Pantai Pok Tunggal menjadi sesuatu yang tidak bisa dilupakan. Jangan lupa untuk berpose juga di samping pohon Duras sebagai bukti sudah pernah ke Pok Tunggal.