Eksplorasi Candi Prambanan, Kisah Cinta yang Melegenda

Candi Prambanan merupakan salah satu objek wisata yang sarat akan kisah cinta yang melegenda. Belum banyak yang tahu bahwa mengunjungi Prambanan tidak hanya mengeksplorasi kemegahan candi tetapi juga corak budayanya. Apalagi Prambanan sudah dinobatkan menjadi candi umat hindu terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Kehebatan Prambanan yang sangat tersohor ini tidak pernah sirna oleh waktu. Bahkan pesona Prambanan justru semakin menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Terlebih saat musim liburan datang, pengelola Prambanan menambah suguhan pertunjukan menarik yang tidak kalah keren yakni pertunjukan populer si Ramayana.

Meskipun ada banyak objek wisata di Jogja, Anda wajib menjadikan Prambanan sebagai salah satu destinasi yang harus dikunjungi. Apa saja hal menarik dari mengeksplorasi Candi Prambanan? Simak ulasannya berikut ini.

Kisah di Balik 1.000 Candi

Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang merupakan dua tokoh legenda yang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Prambanan. Keduanya identik dengan kisah cinta yang sudah menjadi legenda dan abadi. Sayangnya, kisah cinta ini bukanlah kisah cinta yang bahagia tapi kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Bandung Bondowoso adalah seorang pangeran yang jatuh cinta kepada sang putri Roro Jonggrang. Namun, Roro Jonggrang justru ingin menolak cinta Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso terus menyatakan cinta dan mencari cara agar Roro Jonggrang mau menerima cintanya. Roro Jonggrang justru berlaku sebaliknya. Roro Jonggrang terus menolak cinta Bandung Bondowoso dan mencari cara agar Bandung Bondowoso berhenti mencintainya.

Sampai akhirnya, Roro Jonggrang memberikan satu syarat kepada Bandung Bondowoso. Jika syarat tersebut terpenuhi maka Roro Jonggrang akan memperbolehkan Bandung Bondowoso tetap mencintainya. Syarat tersebut, yaitu Bandung Bondowoso harus membangun 1.000 candi hanya dalam waktu semalam.

Syarat mustahil ini tetap diterima oleh Bandung Bondowoso dengan berani. Berbekal bantuan dari bangsa jin, Bandung Bondowoso menyelesaikan syarat dari sang pujaan hati. Saat syarat 1.000 Candi Prambanan kurang 1 candi lagi, Roro Jonggrang menemukan cara agar Bandung Bondowoso gagal. Roro Jonggrang membangunkan seluruh selir untuk menumbuk lesung dan membuat ayam jago berkokok. Lalu membakar api dari arah timur agar terlihat sudah pagi.

Kondisi tersebut membuat bangsa jin pergi dan Bandung Bondowoso gagal menyelesaikan syarat 1.000 candi. Tak berapa lama, Bandung Bondowoso mengetahui kecurangan dari Roro Jonggrang. Kemudian Bandung Bondowoso marah dan sakit hati. Seketika Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca yang menjadi candi ke-1.000.

Arsitektur Rumah Dewa

Berdasarkan legenda, Prambanan memang dibangun oleh Bandung Bondowoso dengan bantuan bangsa jin. Namun, sejarah menyatakan bahwa Prambanan dibangun oleh Rakai Pikatan pada 850 masehi. Kemudian pembangunan dilanjutkan oleh Balitung Maha Sambu di masa Kerajaan Medang Mataram. Sejarah ini tertulis di Prasasti Wantil dan Siwagrha.

Arsitektur candi dikenal dengan sebutan rumah dewa. Tepatnya, Rumah Siwa sebagai sosok dewa yang paling dihormati dan istimewa. Arca Siwa Mahadewa setinggi 3 meter juga diletakkan dalam ruang utama candi sebagai bentuk penghormatan. Dewa Siwa dipercaya memberikan pengaruh besar terhadap kesuksesan pemerintahan Rakal Pikatan.

Arsitektur candi juga sangat unik karena dibangun serupa puncak Mahameru. Sebuah kosmologi Hindu menyatakan bahwa puncak Mahameru menjadi rumah para dewa. Sehingga bangunan candi terdiri dari beberapa lapis dari yang kurang suci sampai dengan paling suci sesuai alam semesta. Bentuk puncak candi juga dibuat seperti mahkota sebagai lambang halilintar dengan nama Puncak Mastaka.

Setidaknya, ada sekitar 3 bagian pada candi yang dibatasi dengan batu andesit. Bagian tersebut, yaitu bagian luar, tengah dan dalam Candi Prambanan. Bagian luar menjadi zona terluar yang berisi pelataran candi. Bagian tengah menjadi zona tengah yang berisi ratusan candi. Dan, bagian dalam menjadi zona tersuci yang berisi 8 candi utama dan 8 kuil kecil.

Baca Juga : Candi Borobudur, Wisata Sejarah Candi Budha Terbesar di Dunia

Pertunjukan Ramayana

Pertunjukan Ramayana atau Sendratari Ramayana menjadi pertunjukan populer yang paling ditunggu wisatawan. Anda bisa menikmati pertunjukan ini karena dibuka untuk umum setiap malam dan beberapa jadwal tertentu lainnya. Pertunjukan Ramayana memiliki kisah yang diambil dari setiap relief candi.

Alur cerita Ramayana sangat unik dan kental dengan budaya Hindu yang mempercayai keberadaan dewa. Alur Ramayana dimulai dari sebelah timur pada Kompleks Candi Siwa. Kemudian berlanjut searah putaran jarum jam ke sisi barat Candi Brahmana. Setiap relief candi ini akan memberikan kisah yang utuh tentang Ramayana kepada Anda.

Pertunjukan Ramayana dipentaskan dalam bentuk pementasan tari. Ketika musim kemarau, pertunjukan akan berlangsung di panggung trimurti dengan kondisi terbuka. Sementara itu, saat musim hujan pertunjukan akan berlangsung di panggung tertutup yang masih berada di kompleks candi.

Eksplorasi Candi Prambanan dengan Cara Lain

Setelah mengetahui kemegahan candi yang sarat legenda dan sejarah, Anda bisa mulai mengekplorasi Prambanan dengan cara lain. Seperti berkeliling kawasan candi dengan sepeda, kereta wisata atau berjalan kaki. Selain itu, Anda bisa mengunjungi museum yang memiliki beragam koleksi peninggalan terdahulu. Ada juga spot memanah yang bisa Anda uji coba.

Keseruan lain yang bisa Anda lakukan selama berkunjung ke Prambanan, yaitu memberi makan Rusa yang berada di sisi lain kompleks candi. Selain Rusa, ada juga Cendrawasih, Merak dan Kuda untuk diperkenalkan kepada anak-anak. Anak-anak juga akan terhibur dengan adanya lokasi taman bermain. Beberapa wahana disediakan oleh pengelola Candi Prambanan, yaitu ayunan, jungkat-jungkit dan perosotan yang disediakan gratis.

Prambanan juga sudah dilengkapi ruang seperti bioskop yang bisa menayangkan film 4D. Kualitas gambar dan tingkat kenyataan dari film tidak sebanding dengan biaya terjangkau yang Anda harus keluarkan. Anda tidak akan rugi bisa masuk ke dalamnya. Bahkan Prambanan juga memberikan ruang bagi Anda untuk mengambil foto terbaik dengan berbagai spot pilihan. Mulai dari ayunan gantung hingga indahnya sunset.

Harga Tiket dan Rute Perjalanan

Prambanan berada di 17 km arah timur pusat Kota Jogja. Tepatnya, di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Sementara itu, pintu masuk kompleks candi ada di 3 desa yakni Tlogo, Prambanan dan Klaten. Harga tiket masuk Prambanan terdiri dari wisatawan domestik dan mancanegara. Harga tiket untuk wisatawan mancanegara sebesar USD 25, wisatawan domestik dewasa Rp50.000 dan wisatawan domestik anak-anak Rp25.000.

Rute perjalanan menuju Prambanan sangat mudah. Anda hanya perlu menjangkau halte bus Trans Jogja 1A menuju halte di terminal Prambanan. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi maka Anda hanya perlu mengarahkan kendaraan ke timur laut Jogja. Jam operasional Prambanan yakni pukul 06.00 hingga 17.00 waktu setempat. Namun, Anda bisa tetap berada di sana jika ingin menonton pertunjukan dan sudah memiliki tiketnya.

PROMO : Paket Wisata Jogja Malang murah klik di sini

Fasilitas dan Penginapan Terdekat

Fasilitas Prambanan tergolong lengkap. Ada area parkir yang cukup luas untuk kendaraan pengunjung. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya parkir sebesar Rp10.000 untuk mobil dan Rp3.000 untuk motor. Kompleks Candi Prambanan juga memiliki fasilitas toilet, musholla dan tempat makan yang bisa dimanfaatkan pengunjung.

Beberapa akses penginapan juga sudah tersedia. Jaraknya juga tidak tidak terlalu jauh dari kompleks candi. Ada berbagai jenis penginapan, mulai dari homestay hingga hotel. Anda bisa beristirahat dengan nyaman karena fasilitas yang ditawarkan oleh penginapan sangat memadai. Apalagi jika Anda berencana menonton pertunjukan di malam harinya. Harga penginapan juga relatif terjangkau.

Berlibur ke Candi Prambanan tentu menyenangkan bersama keluarga dan orang terkasih. Anda akan mendapatkan banyak momen menakjubkan. Namun, usahakan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman karena kompleks Prambanan sangat luas. Selain itu, pergunakan juga sunblock untuk melindungi kulit dari teriknya matahari. Anda juga harus tetap waspada ketika membawa serta anak-anak dan upayakan mengurangi penggunaan perhiasan yang berlebihan.