Candi Borobudur, Wisata Sejarah Candi Budha Terbesar di Dunia

Berbicara mengenai tempat wisata paling populer di jawa Tengah, Candi Borobudur tampaknya berada di daftar teratas. Hal ini tak mengejutkan karena candi yang telah dibangun sejak beberapa ratus tahun lalu ini masuk dalam situs warisan dunia yang perlu dilestarikan. UNESCO menetapkan Borobudur sebagai salah satu keajaiban dunia yang ada di Indonesia.

Untuk Anda yang ingin berkunjung ke sini, berikut ini informasi harga tiket masuk, wahana, serta apa saja fasilitas yang ada di Borobudur.

Sejarah

Tempat wisata candi ini tidak pernah sepi wisatawan, baik lokal maupun asing setiap harinya. Namun, sebelum membahas lanjut mengenai fasilitas umum dan lainnya, Anda juga perlu mengetahui sejarah tentang keberadaan Candi Borobudur.

Berdirinya candi ini memiliki hubungan erat dengan dua dinasti Budha terbesar di Pulau jawa masa itu, yaitu Sanjaya dan Syailendra. Kedua dinasti Sanjaya dan Syailendra merupakan umat Budha yang sangat taat.

Bentuk ketaatannya dapat dilihat dari beberapa bangunan kuil pemujaan untuk dewa-dewa. Menurut sejarah, candi yang berada di Magelang ini adalah peninggalan dari dinasti Syailendra. Pada waktu itu, raja yang berkuasa bernama Samaratungga. Pembangunan candi dimulai pada tahun 780 hingga 840 masehi untuk persembahan kepada Dewa Indra.

Candi ini pernah hancur dan ditelantarkan karena terdapat timbunan abu vulkanik gunung merapi serta banyak sekali pohon-pohon lebat yang tumbuh di sini saat pertama ditemukan. Penemunya adalah orang Inggris yang saat itu sedang menjajah Indonesia bernama Sir Thomas Stanford Raffles. Setelah Sir Thomas Stanford Raffles menemukan komplek candi, kemudian dilakukan proses untuk menggali serta membersihkan area candi sampai dengan pemugaran awal.

Kemudian pada tahun 1973, pemerintah Indonesia melakukan proses pemugaran seluruh komplek candi dengan memperoleh bantuan dari UNESCO sehingga tampak seperti saat ini.

Daya Tarik

Daya tarik utamanya adalah sebagai keajaiban dunia dan merupakan salah satu candi Budha terbesar yang ada di dunia. Namun, terdapat banyak daya tarik lain yang membuat tempat wisata terbaik ini ramai oleh para wisatawan baik yang ingin berlibur atau belajar sejarah.

Area candi yang asri dan bersih membuat para wisatawan tak hentinya datang ke sini. Desain yang mengagumkan juga menjadi daya tarik tersendiri karena terdapat ratusan relief serta stupa. Ini merupakan spot-spot yang diburu para wisatawan sebagai letak untuk berfoto.

Jika Anda berkunjung sore hari, nantikan keindahan sunset di atas kawasan candi yang tampak begitu indah dan eksotis. Sunset dan Sunrise di Borobudur adalah salah satu panorama terindah yang ditunggu para wisatawan untuk foto.

Perlu Anda ketahui bahwa konsep bangunan candi menggunakan konsep Mandala dimana memiliki bentuk kotak disertai dengan empat pintu masuk. Selain itu, adanya candi dengan bentuk lingkaran sebagai pusatnya. Terdapat 3 zona di Candi Borobudur yang memiliki lambang berbeda berdasarkan keyakinan umat beragama Budha, yaitu:

Zona Rupadhatu

Zona Rupadhatu sebagai lambang alam peralihan, yaitu saat manusia telah bebas dari urusan dunia. Di zona ini ada 328 patung Budha dengan dinding yang dipenuhi ukiran relief.

Zona Kamadhat

Zona Kamadhat merupakan lambang dari alam kehidupan dunia dimana terdapat 160 relief yang dilengkapi dengan keterangan Karmawibhangga Sutra (hukum sebab akibat).

Zona Arupadhatu

Zona Arupadhatu adalah lamabang kemurnian tertinggi yang memiliki 3 serambi serta kubah besar terletak di pusat candi. Di zona ini tidak ada hiasan relief sama sekali.

Candi ini merupakan tempat ibadah untuk umat beragama Hindu yang juga perlu wisatawan jaga kesuciannya.

PROMO : Paket Wisata Jogja Malang Murah 

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Candi Borobudur

Tidak hanya jalan-jalan mengelilingi candi, Anda juga dapat merasakan wisata seperti di tempat lainnya. Aktivitas pertama yang paling dinanti adalah foto. Saat sunrise dan sunset adalah waktu paling ditunggu para wisatawan untuk menciptakan jepretan yang indah. Selain itu, banyak spot menarik di komplek candi yang bisa Anda gunakan untuk menghasilkan foto yang tak kalah keren.

Aktivitas berikutnya yang bisa Anda lakukan di sini adalah naik gajah keliling komplek candi. Kapan lagi bisa naik gajah dengan menikmati pemandangan alam yang eksotis? Di sini, memang tersedia paket safari gajah dengan tarif mulai dari Rp250.000 per orang. Kegiatannya adalah berkeliling naik gajah dengan sejumlah kegiatan berdasarkan daftar pada paket safari yang diambil.

Ada juga paket yang lebih terjangkau, yaitu selama 10 menit dengan biaya sebesar Rp50.000. Kegiatannya dari menunggang gajah, memberi makan, dan berfoto dengan gajah saja.

Wahana dan Fasilitas

Daftar fasilitas dan wahana di komplek Borobudur, yaitu:

Area parkir sangat luas

Tempat sholat

Kios-kios pedagang makanan dan minuman

Tempat oleh-oleh

Kosmologi budha

Museum arkeologi

Harga Tiket dan Jam Buka Candi Borobudur

Tempat wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 05.00 sore. Akan tetapi, untuk para wisatawan yang ingin menikmati sunrise dan sunset, datang pada pukul 04.30 subuh sampai 18.00 sore atau 05.00 subuh sampai 18.00 sore.

Terdapat beberapa paket wisata pilihan dengan harga tiket yang berbeda. Berikut ini daftar harga tiket masuk wisata Borobudur, antara lain:

Pelajar atau Anak (wisatawan lokal) sebesar Rp12.000

Dewasa (wisatawan lokal) sebesar Rp30.000

Pelajar atau Anak (wisatawan asing) sebesar USD 10$

Dewasa (wisatawan asing) sebesar USD 20$

Para pelajar akan mendapat potongan harga dengan syarat mencantumkan hari, tanggal kunjungan, dan total siswa serta guru atau pendamping yang datang. Potongan berlaku untuk minimal 20 orang. Guru atau pendamping akan mendapatkan dispensasi biaya masuk sebesar 10% dari total siswa. Untuk selebihnya, akan disesuaikan dengan harga tiket masuk untuk pelajar.

Sedangkan, untuk rombongan umum, potongan yang diberikan sebesar 10% dari jumlah rombongan dengan minimum 30 orang. Untuk sisanya, akan dikenakan tarif tiket masuk umum.

Baca Juga : Promo Paket Wisata Jogja Malang 4 Hari 3 Malam klik di sini.

Rute Menuju Lokasi

Lokasi situs warisan dunia ini letaknya di Magelang Provinsi Jawa Tengah atau tepatnya berada di Jalan Badrawati, Kecamatan Borobudur. Jarak lokasi wisata dengan pusat Kota Magelang sekitar 17,4 kilometer, atau menempuh perjalanan kurang lebih 34 menit dengan berkendara. Rute dari pusat Kota Magelang yaitu Jl. Magelang – Jl. Yogyakarta – Jl. Soekarno Hatta.

Anda tidak perlu khawatir tersesat karena ada banyak papan penunjuk arah ke Borobudur di sepanjang jalan. Selain itu, letaknya berada di pinggir jalan sehingga sangat mudah untuk ditemukan.

Untuk Anda yang tidak suka panas terik menyengat tubuh, sebaiknya berkunjunglah lebih pagi atau menjelang sore. Pasalnya, siang hari matahari sangat terik dan membuat perjalanan wisata Anda menjadi kurang nyaman. Jangan datang saat musim hujan karena susah tentunya jika berkeliling komplek candi dalam keadaan hujan lebat. Selain itu, jika Anda datang di siang hari atau matahari telah bersinar terik maka sebaiknya membawa payung atau topi.

Ingin harga tiket Candi Borobudur lebih terjangkau? Datanglah bersama rombongan. Selamat berlibur!